Tuesday, 4 December 2018

Hati-Hati! Banyak Diskon Mengintai

picture: pixabay.com
<script>var id = "56eb327e987316d59fa65e9e1a5125cf9c8905a4";</script>
<script type="text/javascript" src="https://v1.sosiago.id/js/tracking.js"></script>

Gengs, memasuki akhir tahun tentu sudah sangat ramai kita melihat dan bahkan mendapatkan secara langsung berbagai promo menarik. Salah satunya adalah penawaran diskon yang kadang bisa bikin geleng-geleng kepala. Nyaris seluruh dagangan sedang banjir diskon. Nah, Gengs semua tim pemburu diskon atau bukan nih?

Siapapun pasti senang berbelanja. Mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Tapi pernahkah kita menimbang apa yang kita belanjakan? Apakah memang karena butuh atau hanya lapar mata saja? Tidak jarang kita masih suka menggerutu ketika usai berbelanja. Menyesali mengapa harus belanja ini dan itu padahal tidak termasuk sesuatu yang sangat perlu dibeli pada saat itu.

Nah, berikut beberapa tips agar tidak mudah lapar mata ketika sedang melihat promo:

• Pastikan kita paham yang mana kebutuhan dan keinginan
Gengs, sebagai perempuan kita perlu lebih peka terhadap dua istilah tersebut. Kebutuhan dan keinginan adalah dua hal yang sangat berbeda. Jika kedua hal itu saja kita tidak dapat membedakannya, tentu akan sulit menolak lambaian diskon di berbagai pusat perbelanjaan.

• Membuat skala prioritas
Jika kita sudah paham perbedaan antara keinginan dan kebutuhan, kita juga perlu membuat skala prioritas. Meskipun saat itu ada dua hal yang merupakan kebutuhan, kita bisa lebih bijak lagi jika menggunakan skala prioritas. Apakah sesuatu yang akan di beli itu adalah sesuatu yang langsung difungsikan atau tidak. Jika tidak, tahan diri untuk berbelanja ya Gengs.

• Melakukan pencatatan keluar masuk uang
Mungkin ini sangat menyita waktu dan terlihat sedikit ribet. Tapi Gengs, ternyata mengelola pencatatan keuangan mampu membuat kita lebih paham tentang apa yang kita belanjakan, loh.

• Menganggarkan biaya belanja
Sebenarnya ini sangat penting. Tapi, kebanyakan kita lebih memilih untuk tidak menganggarkannya. Adanya pos-pos belanjaan membuat kita lebih tertib dalam berbelanja. Kita bisa pisahkan biaya liburan dan biaya belanja lainnya. Sehingga, ketika berbelanja kita tidak merusak pos belanjaan yang lainnya.

Kita mungkin tidak dapat menghindari godaan diskon, tapi kita bisa menahan diri untuk bisa berbelanja dengan bijak. Terapkan yuk.


No comments:

Post a Comment