Friday, 4 January 2019

Meski Namanya Jungkir Balik, Tapi Tidak Perlu Jungkir Balik Membuatnya

dokumentasi pribadi

Bagi remaja (?) seusia saya, moment berkunjung ke rumah keluarga adalah moment temu kangen dengan para sepupu. Lain halnya dengan saya. Saya lebih memilih langsung menuju dapur ketimbang lokasi lainnya. Meski di sana ada sanak keluarga yang sedang rumpi rindu bersama. 

Semenjak hidup sendiri di rantauan, dapur adalah tempat favorit yang selalu ingin saya kunjungi. Bahkan ketika sedang berkunjung ke rumah sanak keluarga. Hal yang paling menarik di setiap kunjungan yaitu bisa belajar membuat kue dan olahan masakan lainnya. 

Beberapa waktu lalu, saya berkunjung ke rumah salah satu keluarga. Malam harinya, saya menengok mereka membuat beberapa macam kue pesanan orang. Saya turut nimbrung membantu. Setelah kuenya jadi, saya mencoba. Dan ternyata enak, gaes

Keesokan harinya, kami buat lagi yang serupa. Dari sana saya belajar. Namanya kue jungkir balik. Usut punya usut, ternyata namanya diambil dari cara penyajiannya. Biar lebih jelas, saya bagi resepnya di sini, ya. 

dokumentasi pribadi

Bahan:
1 Gelas belimbing atau setara 9 sendok makan tepung terigu
1 Gelas belimbing (tidak penuh) atau setara dengan 7 sendok gula pasir
3 butir telur
1 sdt TBM
1/2 sendok teh vanili
1 gelas gula merah (diserut)
mentega secukupnya 
Pewarna sesuai selera (saya menggunakan warna kuning telur)

Cara membuatnya sangat mudah. Pertama-tama campurkan gula, telur dan tbm. Kocok hingga mengembang menggunakan mixer. Jika teman-teman menggunakan mixer yang sepaket dengan wadahnya, adonan bisa di tinggal sebentar. Sambil nunggu adonan naik sempurna, teman-teman bisa siapkan kukusan. Ambil sekitar 2 sendok makan mentega dan campurkan dengan gula merah. Ratakan pada wadah atau talang. kukus sebentar. 

Jika adonan sudah mengembang sempurna, campurkan dengan segelas tepung terigu dan vanili bubuk. Aduk adonan hingga tercampur sempurna. Tambahkan pewarna sesuai selera. Kemudian kukus. Letakkan adonan tadi di atas gula merah. Biasanya matang kurang dari 20 menit. 

Jika sudah masak, adonan di balik. Jika pada saat masak gula merahnya di bawah, maka pada saat penyajian gula merahnya berada di bagian atas. Makanya disebut dengan kue jungkir balik. 

Beberapa hari setelahnya, ternyata kue ini nagihin banget. Saya penasaran dengan namanya. Alhasil mbak google jadi sasaran untuk bertanya. Dan ternyata memang namanya demikian. Namun dari sana, ternyata banyak resep kue jungkir balik dengan berbagai versi. Kapan-kapan saya akan coba dan share dengan versi lain ya. 

See you

Tulisan ini diikutsertakan dalam menulis selama 30 hari bersama estrilook community
#ODOP
#estrilookcommunity

No comments:

Post a Comment