Wednesday, 27 February 2019

Macam-macam Ruqyah dan Jenis-jenis Penyebabnya


Pada blog sebelumnya, saya telah bercerita sedikit mengenai pengalaman saat di ruqyah. Banyak yang bertanya mengapa saya mau di ruqyah dan mengapa saya juga yang menawarkan diri untuk di ruqyah? Dan, di sini akan saya bahas.

Seperti yang sudah saya sampaikan sebelumnya bahwa ruqyah itu tidak hanya diperuntukkan bagi mereka yang sering kerasukan. Ternyata banyak penyebab-penyebab yang mengharuskan seseorang untuk di ruqyah. Berangkat dari pemahaman itulah, saya memantapkan dan menawarkan diri untuk di ruqyah.

Awalnya yang saya tahu bahwa ruqyah itu sarana pengobatan bagi mereka yang terkena ilmu sihir dan sering kerasukan. Beberapa juga pernah berujar bahwa jika sulit jodoh atau susah khusuk dalam sholat pun harus di ruqyah. Itu semua indikasi bahwa seseorang terkena gangguan jin.
Berbicara mengenai gangguan jin, ternyata tidak hanya terkait tiga hal yang sudah saya sebutkan di atas. Gangguan jin itu banyak macamnya, seperti:

1. Insomnia. Secara medis ini merupakan suatu penyakit. Tapi, jangan salah. Sulit tidur juga ternyata bagian dari gangguan jin.

2. Tidur terus. Nah, ini kebalikan dari insomnia tentunya. Orang yang kebanyakan tidur cenderung malas. Terutama dalam mengerjakan ibadah.

3. Sering menghayal. Ternyata banyak menghayal atau melamun juga termasuk gangguan jin, loh.

4. Sulit jodoh. Para singlelillah pasti ada yang merasa sangat sulit untuk membuka hati. Adapula yang sudah punya calon ujung-ujungnya ragu. Nah, ini perlu juga untuk di ruqyah. Barangkali jin sedang menutup mata kita untuk dapat mengenali calon jodoh.

5. Emosional. Tidak hanya marah, bahkan sedih, gelisah, cemas berlebih juga bisa menjadi salah satu gangguan jin.

6. Ibadah tidak khusuk. Ada yang sering mengalami? Saya juga dulunya sering. Bahkan beberapa kali lupa rakaat sholat. Ini wajib banget di obati.

7. Sulit hamil. Ini sama pentingnya dengan jodoh. Banyak yang sudah menjalani berbagai program tapi hasilnya nihil.
Mungkin Anda perlu mencoba metode ruqyah. Menurut beberapa literatur, jin biasanya bersarang di rahim dan mengacaukan proses pembuahan.

Sebenarnya, masih ada 43 jenis lagi yang pernah disampaikan oleh ustadz. Termasuk soal mimpi dan beberapa penyakit. Teman-teman bisa mencari tahu sendiri dan menganalisis kondisi diri. Apakah yang sedang dialami merupakan gangguan jin atau tidak?

Gaeess, gangguan jin sendiri obatnya adalah dengan ruqyah. Seperti yang sudah saya sampaikan sebelumnya, ruqyah merupakan sebuah metode pengobatan dengan menggunakan ayat-ayat suci Al-qur'an. Sebelum memulai, pastikan niatnya sudah benar. Kemudian, teman-teman bisa membaca ayat berikut:

1. Al-fatiha 3x, ayat kursi 3x, Al kafirun
2. Surat Al Baqarah ayat 1-5, 254-257, 285-286, surat Al-alaq, An nass, dan al ikhlas.
3. Surat yasin.

Di atas merupakan beberapa bacaan yang sering di baca. Saya sendiri mengamalkan poin no.1. Yang perlu di perhatikan adalah dalam melafadzkan doa harus dengan suara yang lantang atau dengan suara yang keras. Jangan berbisik-bisik. Apalagi jika di bantu sama orang lain. Karena kita tidak tahu apa yang di bacanya. Perlu juga di ingat bahwa kita perlu waspada dengan berbagai pengobatan berkedok ruqyah. Pokoknya, ruqyah itu hanya menggunakan ayat suci al qur'an dan dibaca dengan suara keras. Selain itu, ruqyah juga tidak menggunakan media-media lain kecuali hanya air. Itu pun jika diperlukan.

Teman-teman perlu tahu bahwa ada 2 jenis ruqyah. Yang pertama ruqyah syari'ah dan yang kedua ruqyah syrikiyah. Dari namanya saja pasti sudah paham. Yang saya contohkan adalah ruqyah syari'ah yaitu pengobatan dengan ayat suci al qur'an. Kalaupun memakai perantara, maka perantara tersebut hanya air saja. Jika ada selain itu, apalagi tidak bersuara atau meminta syarat khusus, ini perlu diwaspadai. Jangan sampai mengarah pada ruqyah syirikiah.

Nah, sampai disini dulu penjelasan saya mengenai pengalaman di ruqyah. Semoga bermanfaat ya, gaes.

23 comments:

  1. Wew lupa rekaat sholat juga merupakan godaan jin ya, sepertinya saya perlu mengamalkan rukyah untuk diri sendiri juga ini

    ReplyDelete
  2. yap beneer. Lebih baik memang ruqyah mandiri.

    ReplyDelete
  3. Kadang saya Juga pingin kali ruqyah karena saya termasuk emosional mbak... Dri dulu pingin tapi sya takut banget prosesnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Coba aja mbak. Gak seserem yg kita bayangkan kok.

      Delete
  4. Wah nambah ilmu lagi. Simpan dulu akh nanti bisa diterapkan nih sepertinya. Terima kasih mba

    ReplyDelete
  5. Mantul ba mengulas ttg ruqyah..saran , lebih baik kutip hadist biar tambah mantul๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ˜Š

    ReplyDelete
  6. Jangan sampai kita tersesat dan terjebak dalam Ruqyah yang justru mengarah kepada syirik.

    ReplyDelete
    Replies
    1. bener mbak. Bener-bener harus dikrnali mana yg syar'i dan dan mana yg syirik.

      Delete
  7. Ya Allah, sepertinya aku patut lebih rajin dzikir nih, beberapa poin diatas pernah aku alami. Astghfirullah

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mbak. Sudah semestinya bgtu. sama kok,aku pun demikian. Semenjak di ruqiyah jd lebih care sama diri sendiri. smoga sama2 istiqomah

      Delete
  8. Astagfirullah.. saya juga nih harus rajin ruqiyah diri sendiri deh.
    emosi masih sering tak terkontrol, shalat juga masih sering gak fokus, huhuhuh.
    makasih ya Mbak :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. sama-sama mbak. Hamoir amua memiliki problem yang sama. bantu saling mengingatkan saja. hehe

      Delete
  9. Iya..setuju Mbak bahwa ruqyah bisa mengobati berbagai gangguan pd seseorang...nggak hanya kerasukan saja. Saya juga melakukannya. Di rumah saya juga rutin menyetel ayat2 ruqyah setiap hari. Barakallahu lakum๐Ÿ˜Š

    ReplyDelete
  10. Pengetahuan sya tentang ruqyah makin bertambah setelah baca postingan ini. Selama ini saya taunya ruqyah buat orang2 yang kesurupan saja ternyata banyak maanfaatnya lebih dari itu ya mbak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mbak. penyakit jg ternyata bisa di obati dgn medis dan ruqyah

      Delete
  11. Saya coba rutinkan deh mb.. Makasih sharenya. Selama ini hanya menyetel murotal saja

    ReplyDelete
  12. Makasih mba, belajar ruqyah mandiri

    ReplyDelete
  13. mbak, kalo ruqyah boleh sendirian atau harus ditemani? kadang suka takut kalo sendirian euy

    ReplyDelete