Mengenal Ruqiyah! Ternyata Ruqiyah Tidak Hanya Untuk Orang Kerasukan


Beberapa waktu lalu saya berkunjung ke rumah salah satu kerabat. Di sana mereka berbicara mengenai ruqiyah. Singkat cerita saya tertarik dan ingin mencobanya. Akhirnya, saya pun memutuskan untuk pergi ke Anggana. Anggana merupakan salah satu desa di Kalimantan Timur. Letaknya satu jam sebelum Samarinda jika perjalanan di tempuh dari Handil. Handil sendiri merupakan salah satu jalan poros atau penghubung antara Balikpapan dan Samarinda. Perjalanan menuju Anggana bisa di tonton di sini.

Desanya memang sangat tenang. Ternyata, ruqiyah di sana merupakan agenda mingguan. Setiap Jumat malam para pengurus masjid mengadakan ruqiyah. Ini berlaku untuk umum. Siapapun boleh ikut tidak terkecuali dari luar Anggana.

Sebelum melangkah ke Masjid, saya sempat sedikit ragu. Kata tanteku, jika ragu, di lawan. Bisa jadi itu merupakan bisikan Jin untuk menghalangi kita mengobati diri. Saya pun memantapkan diri. Susah payah mengumpulkan kembali keyakinan untuk ke Masjid. Jarak Masjid dari rumah bisa di tempuh dengan berjalan kaki. Kurang lebih sekitar 500 meter. Saat mendekati gerbang Masjid, kaki saya sempat tremor. Tapi, berusaha saya tepis dan banyak-banyak beristighfar.

Sebelum lanjut, saya akan jelaskan apa sih ruqiyah itu? Menurut beberapa literatur, ruqiyah merupakan suatu metode pengobatan dengan menggunkan bacaan ayat suci Al Qur'an. Beberapa masih menganggap bahwa ruqiyah adalah metode pengobatan bagi mereka yang sering kesurupan. Tapi, ternyata tidak demikian. Saya sendiri mengartikan ruqiyah sebagai salah satu pengobatan syari'ah. Kita tahu bahwa Allah yang mengizinkan sesuatu  terjadi, maka Allah pun menyediakan solusinya. Ini berlaku juga pada kesehatan dan hal lainnya. Teman-teman bisa tonton video ini.  Pada artikel selanjutnya akan saya bahas mengenai sebab-sebab seseorang perlu di ruqiyah dan macam-macam ruqiyah.

Pada ruqiyah pertama, saya mantapkan niat. Niat saya adalah agar dimudahkan dan dipautkan hati dan diri untuk ibadah. Jujur, saya terlalu sering tidak fokus. Sampai-sampai pernah beberpa kali lupa rakaat sholat.

Malam itu, saya duduk bersila menghadap kiblat. Dengan khusuk saya dengar setiap lantunan ayat suci Al-qur'an yang dilantunkan  ustadz. Tiba-tiba ada sesuatu yang bergetar dalam diri. Sedih dan sedih. Air mata mengalir deras. Saat itu, saya kehilangan setengah kesadaran. Beberapa saat kemudian merasa mual dan akhirnya muntah.

Tidak sendiri. Malam itu, saya di bantu tante. Beliau yang sudah mulai terbiasa ruqiyah, membimbing saya. Sempat saya rasakan tangan beliau menyapu perut naik ke kerongkongan. Saya kembali muntah. Beberapa kali mengulang hal yang sama. Sesekali saya merasa seperti keluar asap pada mulut. Namun, masih dalam keadaan setengah sadar. Beberapa orang mengatakan bahwa mereka mendapati sesuatu di panggul saya. Pada saat di tekan area itu, saya sempat kesakitan. Kemudian, pada titik itu di fokuskan untuk di keluarkan. Sakitnya luar biasa.

Selang beberapa menit, ruqiyah disudahi. Saya dan beberapa jamaah ruqiyah lainnya tersadar. Ada yang bahkan sulit sadar, malah semakin menjadi-jadi. Sesampai dirumah, badan terasa remuk. Namun, ada sesuatu hal yang membuat badan terasa sangat ringan. Seminggu berselang, serasa punya semangat baru. Terlebih untuk beribadah. Dulu badan ini selalu terpaut sama bantal. Dari dulu memang merasa bahwa saya sulit duduk jika tidak bersandar. Tapi, setelah ruqiyah, saya mampu duduk tanpa sandaran. Saya tidak lagi nyari bantal atau kasur untuk menyangga panggul. Kemudian saya berpikir, mungkinkah banyak jin yang bersarang di panggul saya yang membuat saya begitu berat meninggalkan sandaran. Agar saya terlena atau mungkin ketiduran sampai berat melakukan ibadah? Wallahu'alam.

Oh iya, ternyata setelah ruqiyah tidur jadi lebih rileks dan tenang. Tapi ketika bangun, tubuh seperti orang yang usai melakukan pertandingan tinju.

Baca juga macam-macam-macam ruqiyah dan hal-hal yang mengharuskan seseorang perlu untuk di ruqiyah.

35 comments:

  1. Tidak harus jadi indigo utk ruqyah ternyata ya mbak...
    Gangguan2 jin memang nyata ada di sekitar kita. Saya msh belum berani, tp ada niatan utk ruqyah.. bismillah..

    ReplyDelete
    Replies
    1. bener mbak. bahkan ruqiyah pun bsa di jadikan salah satu pengobatan utk beberapa penyakit. tentu dengan pengobatan medis jg. tp wallahualam.. aku juga baru belajar. 😊

      Delete
  2. Betul itu mbak, rukyah mandiri secara istiqomah dapat dijadikan filter dari segala gangguan

    ReplyDelete
  3. keluar asap di mulut itu beneran mbak? Ya Allah gimana rasanya... tapi memang harus mantap niat dulu ya mbak

    ReplyDelete
    Replies
    1. itu perumpamaan. tp gk ada. berasa ajaaa..

      Delete
  4. Ruqyah mandiri juga bisa dilakukan sebelum tidur, yaitu baca ayat kursi, 3 surat kul, istighfar, kalau kuat baca surah al baqarah hingga selesai. nah insyaallah itu sebagai pelindung kita juga dari gangguan jin.

    ReplyDelete
  5. wah ilmu baru nih, terimakasih mba sharingnya. baru tau ternyata ruqyah tidak hanya untuk yang indigo

    ReplyDelete
  6. Pingin juga kapan kapan ruqiah mbak walopun kayaknya prosesnya menyakitkan ya..

    ReplyDelete
  7. tergantung individunya mbak. klo memang ada masalah dalam tubuh pasti akan beri respon. klo gk ada ya gk juga. tp.minimal.ada prasaan pusing atau mual. dan memang di sarankan ruqiyah mandiri mbak

    ReplyDelete
  8. Ilmu baru nih mba, tapi ada baiknya mungkin dicoba ruqyah mandiri dulu secara rutin, bismillah coba dibiasakan

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mbak.. memang lebih baik ruqyah mandiri.

      Delete
  9. Pengobatan dengan ruqiyah bagus ya mba. Karena semuanya atas izin Allah

    ReplyDelete
  10. Alhamdulillah, semakin banyak yang memilih pengobatan dengan ruqyah syar'i daripada ke "orang-orang pintar" yang justru sering membuat pelakunya terjebak dalam kesyirikan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mbak. itu lebih baik. krn klo orng pintar bisa jadi akan makin parah juga

      Delete
  11. sering dengan tentang ruqyah,namun belum mencobanya. Kemarin diajarin ama teman urutan bacaannya untuk melakukan ruqyah mandiri, namun belum berani praktek sendiri juga..hiks.

    ReplyDelete
    Replies
    1. pahami dulu caranya mbak. dan dan katabya mrsti perbaiki niat juga

      Delete
  12. Penginnya ruqyah mandiri aj mb
    Serem sih masihan hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mbak. respon orng beda2 sih mbak. alhamdulillah sejauh ini, aku paling mual aja dan ada prasaan sedih berlebih

      Delete
  13. Ruqyah memang baik dan sangat membantu semangat kita untuk beribadah ya mbak. Saya pun menerapkan ruqyah sebagai aktivitas rutin di rumah. Sangat bermanfaat

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya kah mbak. bagus dong. smoga bisa kyk mbak ida jg

      Delete
  14. Baca ini jadi ingat teman saya yg rutin merukyah dirinya sendiri bareng suami. Tujuannya sih biar lebih enteng ibadah. Saya belum pernah belajar ini sih. Pingin juga bisa mempraktekkannya sendiri.

    ReplyDelete
    Replies
    1. jika sdh punya pasangan, memang di sarankan bareng pasangan jg sih mbak.

      Delete
  15. Sepertinya.... saya juga harus melawan.

    ReplyDelete
  16. Saya sendiri belum pernah dirukyah, tapi sudah pernah mengantar rukyah anakku yg punya indera keenam.
    Sementara ini saya rukyah mandiri di rumah pakai air putih & al fatihah+ayat kursi.

    ReplyDelete
  17. banyak gangguan jin yang tidak kita sadari yang tidak hanya berupa kesurupan. saya juga pengin rukyah, tapi masih mencoba rukyah sendiri.

    ReplyDelete
  18. Wah thanks infonya mbak. Saya juga baru tahu nih ternyata rukyah bukan hanya untuk orang yang kesurupan ya dan memang lebih baiknya sih klu mau rukyah ... kita sendiri yang melakukannya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Maksud saya rukyah diri sendiri dengan baca dzikir dan doa2 yang bisa menghindarkan kita dari gangguan jin

      Delete
  19. Ruqiyah bnyk org berkonotasi dgn hal yg gaib2. Tapi entahlah..
    Ada juga yg bs meruqyah diri sendiei. Dgn cara bersbers padaNya dgn wirid an...

    ReplyDelete

My Instagram