Monday, 29 April 2019

Kamu Harus Tahu! Ternyata Negosiasi Sangat Penting Dalam Lingkungan Kerja



Dalam dunia kerja tidak jarang terdapat beberapa tindakan atau kegiatan yang mungkin memicu terjadinya konflik antara atasan dan karyawan. Hal ini, tentu tidak dapat dihindarkan. Namun, Anda dapat meminimalisir dampak yang akan ditimbulkan dengan mengupayakan proses perundingan.

Jauh sebelum membuat perusahaan, owner seharusnya sudah memahami managemen suatu perusahaan. Didalamnya menyangkut managemen karyawan, waktu bekerja, pekerjaan, produksi, target, bahkan hingga upah pekerja. Sebelum merekrut seorang pekerja, terlebih dahulu wajib hukumnya melakukan negosiasi.

Negosiasi merupakan upaya penyelesaian masalah tanpa masalah dengan cara berunding. Dalam melakukan negosiasi juga ada aturannya. Berhubung sangat panjang, akan saya bahas dalam beberapa episode. Kali ini, saya akan mengutarakan garis besar tentang pentingnya negosiasi dalam lingkungan kerja.

Konflik yang biasanya terjadi dalam lingkungan kerja berupa upah, waktu kerja, kenyamanan karyawan dan bahkan beban kerja. Konflik-konflik ini biasanya berujung pada pelaporan kepada pihak Dinas Ketenagakerjaan atau Disnaker. Sebelum mengadukan hal ini kepada Disnaker, ada baiknya Anda memahami tata cara bernegosiasi agar mendapatkan keputusan win-win solution. Artinya, sama-sama menguntungkan.

Tidak jarang permasalahan itu muncul akibat tidak patuhnya sebuah perusahaan pada aturan terkait tenaga kerja. Karyawan yang awam juga biasanya asal menerima dan merasakan ketidakadilan setelah beberapa waktu bekerja. Nah, untuk itu Anda perlu tahu, apa saja sih yang harus dirundingkan sebelum Anda mulai bekerja?

Sebelum menyatakan menerima sebuah tawaran kerja, Anda harus tahu mengenai perusahaan tersebut. Hal ini sangat penting untuk mengukur kemampuan Anda sendiri. Selain itu, beberapa hal yang perlu Anda bicarakan di awal adalah sebagai berikut:

Beban Kerja 

Beban kerja yang di maksud adalah penjabaran terkait apa saja yang akan menjadi tugas Anda selama bekerja pada perusahaan tersebut. Anda harus mengetahui hal itu, agar tidak ada istilah over load terhadap karyawan. Jika terjadi over load, Anda harus kembali melakukan negosiasi agar tetap merasa nyaman dan aman dalam bekerja.

Waktu Kerja 

Rata-rata waktu bekerja orang di Indonesia adalah 8 jam. Ini juga perlu ditegaskan mulai dari pukul berapa hingga berakhir pada pukul berapa. Bisa saja Anda datang jam 6 pagi dan pulang jam 2 siang, kan? Itu juga terhitung 8 jam. Intinya, harus ada ketetapan yang jelas terkait jam kerja.

Selain itu, waktu lembur juga perlu di atur. Pada saat kapan dikatakan lembur. Dan Hal-hal apa saja yang mengharuskan seseorang wajib lembur. Sebab tidak jarang, ada perusahaan yang membuat seorang karyawan lembur tetapi hak-hak atas lembur tersebut tidak diberikan.

Kenyamanan Kerja

Salah satu hal yang membuat seorang pekerja merasa nyaman adalah adanya fasilitas yang memadai. Ini menyangkut ruangan kerja, penyediaan toilet, kebutuhan pantry untuk sekedar membuat kopi atau teh di sela-sela bekerja, atau bahkan ruang ibadah bagi yang muslim. Karena tempat yang nyaman akan membuat pekerja semakin leluasa dan betah untuk bekerja.

Upah

Masalah upah selalu menjadi bagian nomor satu. Meski dalam setiap interview hal ini akan di bahas terakhir, tapi disitulah letak pentingnya. Upah merupakan hak karyawan yang wajib hukumnya untuk dibayarkan. Sebelum Anda benar-benar bekerja, Anda wajib menanyakan besaran jumlah upah yang akan Anda dapatkan. Hal ini juga termasuk perhitungan upah lembur. Ini harus jelas sejak awal Anda masuk bekerja. Jangan merasa malu atau sungkan untuk menanyakan hal ini. Karena sumber masalah yang paling besar biasanya terkait pembayaran upah yang disesuaikan dengan kondisi pekerjaan.

Terkait upah, pemerintah telah menetapkan standar gaji tiap-tiap wilayah. Maka, seharusnya perusahaan mengacu pada standar upah tersebut. Lantas apa jadinya jika upah di bawah standar yang telah ditetapkan pemerintah? Kita akan bahas ini pada artikel selanjutnya, ya.


Jaminan Pekerja 

Sebuah penyedia kerja sudah wajib mengetahui apa saja jaminan kerja yang wajib mereka penuhi. Beberapa diantaranya seperti jaminan kesehatan, jaminan ketenagakerjaan, jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian dan jaminan pensiun. Terkait jaminan kerja juga telah di atur oleh pemerintah.

Nah, beberapa hal di atas memang sangat perlu dibicarakan di awal. Sebelum benar-benar bekerja, Anda harus melakukan perundingan terkait hal tersebut. Sebab tidak jarang konflik yang akan muncul terkait beberapa poin di atas.

Jika ternyata terjadi konflik, maka langkah awal yang perlu Anda lakukan adalah upayakan negosiasi dengan perusahaan tersebut. Dan bila ternyata tidak dapat menemukan jalan yang terbaik, maka langkah selanjutnya adalah melakukan negosiasi dengan perantara pihak disnaker. Jika tidak juga terselesaikan, maka akan di limpahkan ke pengadilan sesuai jenis masalah. Dalam hal masalah perselisihan semacam ini telah di atur pula pada UU no. 23 PPHI, yaitu Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial.

Artikel berikutnya akan saya bahas mengenai cara-cara bernegosiasi. Selengkapnya ada di sini.

34 comments:

  1. dgn adanya proses negosiasi di atas, smg para pekerja di Indonesia mndptkn pkrjaan yg layak dan juga sll sigap amanah trhadap yg diemban y mb ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. yups. Biar bisa selesaikan kasus yg sering terjadi antara karyawan dan dtasan juga

      Delete
  2. betul sekali. keterampilan negoisasi itu penting sekali di dunia kerja. jadi penasaran nih, sama cara2nya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. after ini ta bahas cara2 negosiasi ya

      Delete
  3. Perusahaan biasanya mengambil untung mencari fresh graduate, seolah-olah karyawan baru tidak tahu menahu tentang kontrak kerja, jadi mudah mengiyakan dan tanda tangan kontrak kerja

    ReplyDelete
    Replies
    1. tuntutan ekonomi jg kadang jdikan mereka mau lakuin apa saja asal bisa bekerja. termasuk mengabaikan hak yang seharusnya mereka miliki. dan ini dimanfaatkan oleh perusahaan2 nakal

      Delete
  4. Yes, setuju. Semua pekerja hrs bisa bernegosiasi. Krn hrs menguntungkan kedua belah pihak

    ReplyDelete
    Replies
    1. bener mbak. Karena sama-sama membutuhkan juga

      Delete
  5. Betul banget mbak sbg karyawan harus punya kemampuan utk bernegosiasi jgn sampai peraturan perusahaan tidak sesuai dgn undang2, soal batas jam kerja misalnya karena aku pun pernah merasakan dulu masalah jam kerja yg gak sesuai dgn aturan pemerintah

    ReplyDelete
    Replies
    1. Gpp beda atau punya rule sendiri, asalkan disepakati bersama.

      Delete
  6. ini yang saat ini aku rasanya mbak, terkait kenyamanan kerja. bukan masalah fasilitas yang aku harapkan namun saat ini aku ditempatkan di seksi yang kepala seksinya gak bisa kerja, namun bukan dia yg dinilai buruk kinerja justru kami yang staf tanpa arahan ini yang dikomentarin buruk. Rasanya kok gak adil sekali (duh malah curcol) hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ini jg bisa menjadi permasalahan di kemudian hari dan benar-benar hrus dibicarakan, itu menurut perwakilan disnaker

      Delete
  7. nah iya bener banget nih mba dulu sewaktu masih kerja juga begitu, apa-apa dibicarakan dulu di awal supaya lebih jelas. apalagi kalau ada proyek. wah kebayang banget kalo enggak ada negosiasi hihi. makasih mba sharingnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. sama-sama mbak. kereen jika sdh menerapkan demikian.

      Delete
  8. Betul banget, negosiasi penting dilakukan ya Mbak? Untuk meminimalisir kesalahpahaman nantinya pas sudah bekerja.

    ReplyDelete
    Replies
    1. yups. betul sekali mbak. agar tidak ada dzolim di antara kita. hehe

      Delete
  9. Betul banget, negosiasi penting dilakukan ya Mbak? Untuk meminimalisir kesalahpahaman nantinya pas sudah bekerja.

    ReplyDelete
  10. Negosiasi emang hal paling penting dalam bekerja, karena sebenarnya semua bisa diselesaikan dengan baik jika negosiasinya pun juga baik. Terlebih lagi menyangkut hak-hak yang seharusnya kita dapatkan :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. yups, maunya sih sosialisasi begini harus rutin di laksanakan, mengundang para pelaku usaha jg.

      Delete
  11. Betul mbak harus ada negosiasi dan kesempatan di awal biar ga ada Miss understanding .Dan bagi saya negosiasi paling penting adalah upah dan beban kerja. Hihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. benar sekali mbak. Sebagai karyawan jg seharusnya tau diri saat menuntut hak. Pastikan dia berkompeten sebelum protes. hehe

      Delete
  12. Saya dlu ada masa percobaan 3 bulan. Selama masa itu kita bisa sama-sama melihat ownernya beneran profesional gak ngasih kita gaji & penghargaan.
    Sebaliknya, owner juga bisa lihat hasil kerja kita gimana. Klo nggak cocok ya udah, goodbye dulu heheee

    ReplyDelete
    Replies
    1. saya sedang mengalami ini skrng. Dan rasanya tidak akan panjang di sini

      Delete
  13. Iya harus bisa negosiasi dong. Dulu kerja d Bank punya USA. Status outsource, ada kasus malah pihak perusahaan bank gak mau nolong dan outsource juga, bye bye aja, enak aja nyalah2in saya tapi gak bisa membuktikan kesalahan saya #masalalu
    Jadi pelajaran banget buat saya

    ReplyDelete
    Replies
    1. sy pun pernah alami ini mbak. cabut aja.

      Delete
  14. Wah, menarik sekali..kali pertama tahu soal negosiasi di lingkungan kerja..selama ini saya belum pernah bekerja di mana pun..

    ReplyDelete
    Replies
    1. jadi ibu dan istri juga pekerjaan bun, kata orang-orang. hehe

      Delete
  15. Negoisasi ini selalu ada dalam karirku dulu sewaktu masih ngantor baik di internal maupun di eksternal. Internal nego dengan manajemen perusahaan, eksternal nego dengan (calon) klien

    ReplyDelete
    Replies
    1. keren mbak. Kapan-kapan ikutan sharing pengalaman pribadi juga ya.

      Delete
  16. Benar seharusnya ada negoisasi dan deal-deal untuk kenyamanan kerja, sayang nggak semua punya jiwa legowo

    ReplyDelete
    Replies
    1. ya mbak. Kebanyakan masing2 mau enak sepihak saja.

      Delete
  17. Ternyata ada banyak konflik di lingkungan kerja ya. Saya gak lama kerja jadi kurang tahu dengan masalah konflik ini tapi dari baca postingan di atas adanya negosiasi memang penting

    ReplyDelete
    Replies
    1. upah sama waktu lembur paling banyak jd jd isu konflik

      Delete
  18. semua point yang disebutkan diatas pernah aku rasakan mba, saat tau ternyata bekerja secara shift itu sangat-sangat melelahkan hingga aku menyerah di tahun ke-4 bekerja hehe

    ReplyDelete